PIMPINAN PUSAT ‘AISYIYAH
‘AISYIYAH PUSAT

Penguatan Ideologi Persyarikatan Membawa Kemajuan

Penguatan Ideologi Persyarikatan Membawa Kemajuan

Selasa, 20 April 2021

“Keharusan adanya perubahan-perubahan perilaku dari sumber daya manusia di organisasi ini merupakan desakan secara eksternal dari masyarakat, warga, dan bangsa.” Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah dalam Pengajian Ramadan Muhammadiyah yang dilangsungkan secara daring pada Sabtu (17/4).

Noordjannah yang mengangkat tema tentang 'Kepemimpinan dan Manajemen Perubahan' dalam sesi 'Model Organisasi, Kepemimpinan, dan Manajemen Perubahan' menyampaikan bahwa dalam konteks manajemen perubahan dijelaskan bagaimana manajemen perubahan itu dapat terwujud adalah dengan adanya pendekatan terstruktur yang diperuntukkan untuk membantu tim, individu, ataupun organisasi. “Intinya adalah pendekatan yang bisa untuk menjalankan dan mengelola seluruh sumber daya yang ada kearah yang lebih baik,” tuturnya.

Menatap tantangan dan perubahan di masa depan, menurut Noordjannah jangan sampai masyarakat kehilangan harapan terhadap Persyarikatan Muhammadiyah. Hingga kemudian muncul pertanyaan, apakah Muhammadiyah sudah melakukan transformasi secara terencana ?

Noordjannah menyebut bahwa penguatan ideologi harus terus dilakukan dalam upaya membawa kemajuan. “Agenda yang harus dilakukan untuk membuat ‘Aisyiyah lebih maju ke depannya yaitu dengan tidak meninggalkan penguatan ideologi sebagai nafas dan jantung gerakan,” tegasnya.

Berdasarkan keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47 disebutkan bahwa dalam dokumen resmi termaktub visi Muhammadiyah sampai dengan tahun 2020. Dalam dokumen tersebut berisi terciptanya transformasi atau perubahan cepat ke arah kemajuan yakni pada sistem organisasi, jaringan yang maju, profesional, dan modern. Sementara dalam sistem gerakannya, mengarahkan supaya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) semakin berkualitas dan mandiri. “Jangan sampai kita ingin melakukan pembenahan atau percepatan perubahan tetapi tidak ada dasar yang itu sudah ditetapkan oleh organisasi,” ungkap Noordjannah.

Noordjannah juga mengingatkan bahwa dalam prioritas pengembangan tahun 2015-2020 terdapat 6 poin yang seharusnya kita kaji bersama. Pertama, pengembangan kualitas dan kuantitas cabang ranting. Kedua, pengembangan sistem gerakan dengan menyebarkan ideologi. Ketiga, pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Keempat, pengembangan amal usaha dan praksis sosial Muhammadiyah. Kelima, pengembangan model gerakan. Keenam, menciptakan dan mengatur peran strategis.

Rencana lain yang sudah diagendakan adalah implementasi Islam Berkemajuan bagi anggota persyarikatan Muhammadiyah. "Islam Berkamajuan yang berisi benih-benih kebaikan, kebenaran, keadilan, dan kemaslahatan merupakan nilai utama yang mendorong pranata kehidupan masyarakat lebih maju." Noordjannah menyebutkan bahwa terkait dengan kedamaian sebagai harapan dan tujuan hidup manusia kedepan, Muhammadiyah sudah menyiapkan konsepnya, tinggal memaksimalkan implementasinya. (Suri)

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

(QS. Ali 'Imran: 104)

Jl. Menteng Raya No. 62, 10340, Jakarta Pusat Telp/Faks: 021-3918318
Jl. Gandaria I/1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp/Faks: 021-7260492
Jl. KH. A. Dahlan 32, Yogyakarta 55161. Telp/Faks: 0274-562171 | 0274-540009