PIMPINAN PUSAT ‘AISYIYAH
‘AISYIYAH PUSAT

'Aisyiyah, Ladang Amal Perempuan Memajukan Umat

'Aisyiyah, Ladang Amal Perempuan Memajukan Umat

Sabtu, 24 April 2021

"Kerisalahan perempuan dimaknai sebagai pandangan dan aktifitas perempuan muslim yang berlandaskan pada nilai-nilai agama Islam sebagaimana yang dituntunkan dan dipraktekkan oleh Nabi Muhammadad SAW dalam peran menebarkan dan mewujudkan ajaran Islam rahmatan lil alamin." Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini saat memberikan pengarahan dalam Pengajian Ramadan 1442 H Pimpinan Pusat 'Aisyiyah pada Jum'at (24/4).

Pada pengajian yang mengangkat tema Posisi dan Peran Kerisalahan Perempuan Pandangan Islam Berkemajuan ini Noordjannah menekankan bahwa perempuan menurut pandangan Islam memiliki posisi dan peran yang mulia dalam menjalankan kerisalahan Nabi yakni sebagai pelanjut dakwah Islam. Hal ini menurutnya termaktub dalam al-Quran QS Ali Imran (3): 104, 110; QS.al Huajrat(49):1, at-Taubah(9):71; an-Nisa(4) 32,124; serta Ali Imran (3):190-195. "Pandangan teologis perempuan dalam menjalankan kerisalahan, menegaskan manusia sebagai hamba Allah dan Khalifatullah fil Ardh, antara laki-laki dan perempuan tidak ada perbedaan."

Kehadiran 'Aisyiyah sudah sejak awal berdirinya menurut Noordjannah sudah menunjukkan bahwa Muhammadiyah 'Aisyiyah memiliki pandangan berkemajuan dalam memposisikan dan memerankan perempuan sebagai makhluk yang mulia. "Perempuan sama mulianya dengan kaum laki-laki tanpa diskriminasi untuk memerankan diri di ranah domestik dan publik dengan menjalankan misi dakwah dan tajdid untuk kemajuan peradaban yang rahmatan lil-‘alamin." Cara pandang Muhammadiyah 'Aisyiyah pada zaman itu disebut Noordjannah merupakan pandangan yang progresif di saat masyarakat luas belum berpandangan maju, misalnya terkait kepemimpinan perempuan, perempuan dan ilmu pengetahuan, perempuan dan jihad. "Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pada saat itu Muhammadiyah telah menegaskan bahwa perempuan memiliki kesempatan untuk maju berkiprah menjalankan tugas dakwah dalam berbagai aspek kehidupan dengan bekal pengetahuan dan keahlian yang harus dimiliki."

‘Aisyiyah, disampaikan Noordjannah sebagai gerakan sosial keagamaan yang memiliki karakter utama sebagai gerakan Islam berlandaskan Al-Quran dan As-Sunnah maqbullah, penting menggali dan mengembangkan nilai-nilai teologis dan praksis sebagai pijakan kuat dalam mengemban dakwah amar maruf nahi munkar dan tajdid. Selain itu, pandangan tersebut juga dikontektualisasikan dengan perkembangan dan tantangan kehidupan saat ini, serta menggunakan perspektif keagamaan Islam washatiyah berkemajuan.

Islam washatiyah berkemajuan dijelaskan oleh Noordjannah akan menyemaikan benih-benih kebenaran, kebaikan, kedamaian, keadilan, kemaslahatan, kemakmuran, dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. Islam yang menjunjungtinggi kemuliaan manusia baik laki-laki maupun perempuan tanpa diksriminasi. Islam yang mengelorakan misi antiperang, antiterorisme, antikekerasan, antipenindasan, antiketerbelakangan, dan anti terhadap segala bentuk perusakan di muka bumi seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, kejahatan kemanusiaan, eksploitasi alam, serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. Islam yang secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku bangsa, ras, golongan, dan kebudayaan umat manusia di muka bumi.

Islam Berkemajuan, Gerakan Pencerahan, dan Perempuan Berkemajuan disebut Noordjannah merupakan visi Gerakan ‘Aisyiyah Abad kedua yang dinyatakan dalam pokok-pokok Pikiran ‘Aisyiyah Abad kedua. "‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah, dihadirkan untuk mewujudkan kehidupan perempuan berkemajuan dalam seluruh aspek kehidupan. Perempuan berkemajuan adalah alam pikiran dan kondisi kehidupan perempuan yang maju dalam segala aspek tanpa mengalami hambatan dan diskriminasi baik secara struktural maupun kuktural," tegas Noordjannah.

Peran kerisalahan perempuan perspektif Islam Berkemajuan selama ini telah dilakukan melaui organisasi ‘Aisyiyah. "Sebagai organisasi yang didesain untuk memajukan kehidupan masyarakat dan secara khusus perempuan, ‘Aisyiyah menjadi ladang amal bagi kaum perempuan untuk berkontribusi memajukan umat dan bangsa," ujarnya.

Kader-kader 'Aisyiyah, diharapkan oleh Noordjannah akan terus dapat berkiprah dalam kepemimpinan di berbagai struktur dan lingkungan kehidupan, baik dalam keumaatan maupun kebangsaan sehingga memberikan pengaruh yang menentukan untuk mengemban misi dakwah dan tajdid yang membawa kemajuan. Maka adalah suatu keharusan menurut Noordjannah agar ‘Aisyiyah terus menyiapkan kader-kader untuk berjuang di area keumatan dan publik yang lebih luas di berbagai level. (Suri)

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

(QS. Ali 'Imran: 104)

Jl. Menteng Raya No. 62, 10340, Jakarta Pusat Telp/Faks: 021-3918318
Jl. Gandaria I/1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp/Faks: 021-7260492
Jl. KH. A. Dahlan 32, Yogyakarta 55161. Telp/Faks: 0274-562171 | 0274-540009