105 Lansia Diwisuda, ‘Aisyiyah Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri, dan Bermartabat
Amuntai – Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah melakukan prosesi pelantikan bagi 105 warga lansia (lanjut usia) dalam kegiatan Wisuda Sekolah Lansia Berdaya yang digelar Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Aula Dr. KH Idham Chalid, pada Senin (30/3/26)
Salmah memberikan apresiasi kepada ‘Aisyiyah Kabupaten HSU dalam program INKLUSI ‘Aisyiyah yang telah melaksanakan kegiatan bertema “Berdedikasi Wujudkan Lansia Sehat, Takwa, Mandiri, dan Bermartabat” ini sebagai bentuk keberhasilan program.
Wisuda ini disebut Salmah merupakan bagian dari Day Care Lansia ‘Aisyiyah (DCLA) yang merupakan program dari ‘Aisyiyah yang fokus pada peningkatan kualitas hidup lansia melalui kegiatan sosial, spiritual, fisik, dan psikologis.
“Program ini bertujuan membantu lansia tetap sehat, aktif, dan produktif, serta memberikan dukungan sosial dan spiritual,” jelasnya.
Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam DCLA antara lain senior school atau pendidikan untuk lansia, pesantren lansia melalui pengajaran agama dan spiritual, kegiatan seni dan kreativitas, pengajian atau kegiatan keagamaan, kegiatan fisik untuk kesehatan, hingga evaluasi pre-test dan post-test atau pemantauan kesehatan mental.
Untuk memberikan layanan yang komprehansif bagi lansia, Salmah menyebut DCLA juga bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti perguruan tinggi dan lembaga kesehatan.
Ketua PDA HSU Isnania menyampaikan bahwa kegiatan bertema ini adalah bentuk apresiasi bagi para lansia yang telah mengikuti dan menjalani rangkaian kegiatan Sekolah Lansia Berdaya tingkat dasar dari 4 desa dampingan.
Isnania menyebut, Sekolah Lansia sendiri sudah berlangsung selama 2 tahun di 15 desa di Kabupaten HSU yang merupakan dampingan Prorgam INKLUSI ‘Aisyiyah.
Sekolah Lansia Berdaya menurut Isna bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan memberikan pelatihan kesehatan, kemandirian, dan martabat. Para peserta juga telah melalui berbagai sesi pembelajaran, termasuk senam otak, olahraga, dan pemeriksaan kesehatan.
Bupati HSU, Sahrujani menyampaikan apresiasi atas inisiatif ‘Aisyiyah yang dinilai konsisten mendorong peningkatan kesejahteraan lansia. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program pemberdayaan berbasis keagamaan dan sosial.

Lebih lanjut, Bupati HSU menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Lansia Berdaya merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Lansia yang sehat, mandiri, dan aktif menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Pemerintah daerah juga menyambut baik serta mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah dalam membina dan memberdayakan para lansia. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan diharapkan terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat sehingga diharapkan para lansia dapat menikmati usia lanjut dengan kondisi yang tetap sehat, aktif, dan bermakna.
“Kami menyambut baik program-program seperti ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami berharap jumlah peserta ke depan akan terus bertambah dan menjangkau lebih banyak desa,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSU, Murniati Sahrujani dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK HSU, Mayang Melani Hero Setiawan. Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Selatan, Yulia Qomariyanti berserta jajaran. Kegiatan ditutup dengan prosesi wisuda sebagai simbol keberhasilan para peserta dalam mengikuti rangkaian pembelajaran di Sekolah Lansia Berdaya.


