Dari Frobel Menuju Semesta: TK ABA Semesta Diproyeksikan Jadi Barometer TK ABA Nasional
YOGYAKARTA — Usai gelaran Refleksi Milad ke-109 Tahun ‘Aisyiyah, jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, serta perwakilan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah melakukan kunjungan ke pembangunan TK ABA Semesta di Gamping Yogyakarta, Selasa (19/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum peninjauan langsung hadiah istimewa Milad ke-109 ‘Aisyiyah berupa TK ABA Semesta yang sebelumnya secara resmi dipersembahkan oleh Unisa Yogyakarta kepada ‘Aisyiyah. TK ABA Semesta dirancang sebagai pusat layanan pendidikan anak usia dini modern berstandar internasional yang berpijak pada nilai-nilai Islam, menanamkan tauhid, akhlaqul karimah, serta nilai ke-‘Aisyiyahan dengan pendekatan perkembangan kecerdasan anak secara menyeluruh.

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menyampaikan rasa syukur atas berdirinya TK ABA Semesta yang dinilai menjadi hadiah istimewa dalam Milad ke-109 ‘Aisyiyah. “Milad ke-109 ini sangat istimewa karena ada hadiah yang sangat istimewa ini. Dari Frobel menuju Semesta, dari bangunan kecil di tahun 1917 menjadi bangunan megah semegah harapan anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan yang baik di masa depan, semegah harapan kita semoga TK ABA Semesta ini akan menjadi barometer TK ABA di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Salmah juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Unisa Yogyakarta yang telah berkontribusi dalam pembangunan lembaga pendidikan tersebut.
“Terimakasih Ibu Noordjannah selaku BPH Unisa Yogyakarta dan Ibu Warsiti Rektor Unisa Yogyakarta yang sudah berkontribusi. Semoga menjadi amal jariyah karena sudah membangun dan membesarkan TK ABA Semesta ini,” tambahnya.
Menurutnya, nama “Semesta” diharapkan menjadi doa agar seluruh ikhtiar yang dilakukan mendapatkan ridha Allah SWT serta membawa keberkahan dalam perjalanan lembaga pendidikan tersebut.
Sementara itu, Badan Pembina Harian (BPH) Unisa Yogyakarta, Siti Noordjannah Djohantini, menegaskan bahwa pembangunan TK ABA Semesta merupakan bagian dari mandat yang diberikan PP ‘Aisyiyah kepada Unisa Yogyakarta. “Inilah yang dikhidmatkan oleh Unisa Yogyakarta yang memang diberi mandat banyak hal oleh PP ‘Aisyiyah,” ucapnya.
Noordjannah menyampaikan bahwa TK ABA Semesta menjadi salah satu ikhtiar ‘Aisyiyah untuk mendukung pendidikan anak usia dini, dan menurutnya ikhtiar ini belum selesai. “Ikhtiar ini belum selsai apalagi jika berbicara masa depan anak-anak kita, kami sedang membangun kurikulum, sedang membangun keunggulan dan kami akan mencari di berbagai tempat apa yang bisa kami lakukan untuk ‘Aisyiyah untuk persyarikatan Muhammadiyah.”
Rektor Unisa Yogyakarta, Warsiti, menyampaikan bahwa pembangunan TK ABA Semesta masih terus berproses dan membutuhkan dukungan seluruh pihak. “Hari ini kita menyaksikan progres perkembangan TK ABA Semesta ini. Kehadiran bapak ibu semakin menambah semangat dan energi untuk melanjutkan pembangunan karena ini belum selesai,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan TK ABA Semesta bukan sekadar menghadirkan ruang belajar, tetapi menjadi investasi masa depan bagi generasi anak Indonesia. “Kita hari ini bukan sekadar membangun ruang belajar, tetapi juga membangun masa depan anak-anak kita,” katanya.

TK yang berdiri di lahan seluas 5.523 m2 dengan luas bangunan kurang lebih 6628 m2 ini direncanakan akan memulai proses belajar mengajarnya pada bulan Juli 2026 dan hingga saat ini telah terdaftar para calon murid sebanyak empat kelas dan akan terus bertambah. (Suri)


