Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, 6.700 Kader Ikuti Pembukaan di Surakarta
Surakarta — Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah (NA) resmi dibuka di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Jawa Tengah, pada 7–8 Agustus 2026. Mengusung tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan”, forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut diikuti ribuan kader Nasyiatul Aisyiyah dari seluruh Indonesia.
Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah, Monica Subastia, selaku tuan rumah Muktamar menyampaikan bahwa sebanyak 875 peserta telah terdaftar, mulai dari perwakilan pimpinan wilayah hingga pimpinan cabang. Selain itu, hadir pula 101 anak-anak Nasyiah yang menikmati fasilitas taman asuh anak yang disediakan oleh panitia baik di hotel maupun di auditorium.
Pembukaan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah diikuti sekitar 6.700 kader dari berbagai daerah di Indonesia serta jutaan kader NA yang bergabung secara daring melalui siaran YouTube.
Dalam sambutannya, Monica menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan Muktamar, termasuk Ikatan Suami Nasyiatul Aisyiyah dan Ikatan Nenek Nasyiatul Aisyiyah yang turut mendampingi pelaksanaan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Monica menyampaikan bahwa PWNA Jawa Tengah menyambut seluruh tamu dan undangan Muktamar dengan semangat falsafah Jawa dalam memberikan pelayanan kepada seluruh peserta Muktamar.

“Masyarakat Jawa memiliki satu tuntunan luhur dalam menyambut keluarga dan saudara yang datang dari jauh, yaitu Gupuh, Aruh, Lungguh, lan Suguh,” ujarnya.
Hari ini, dengan rasa Gupuh—penuh sukacita dan antusiasme— PWNA Jawa Tengah membuka pintu rumah lebar-lebar.
“Lewat Aruh, kami sampaikan salam terhangat demi mempererat tali ukhuwah kita. Kami juga memastikan aspek Lungguh agar seluruh kader dapat bermuktamar dengan nyaman, serta menghadirkan Suguh sebagai wujud penghormatan tulus kami atas langkah perjuangan yang telah Anda tempuh menuju kota ini.”
Diakhir sambutannya, PWNA Jawa Tengah sebagai tuan rumah mengucapkan selamat bermuktamar. “Mari kita sinergikan falsafah mulia ini dengan semangat gerakan perempuan berkemajuan demi Memayu Hayuning Bawana—membawa kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan semesta.”
Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini menegaskan pentingnya peran perempuan muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Syamsyudin menyampaikan keyakinan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti Nasyiatul Aisyiyah akan semakin mempercepat terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengajak seluruh kader Nasyiatul Aisyiyah untuk mengambil peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
“Berbagai dinamika dunia menghadirkan tantangan baru yang harus dijawab bersama. Oleh karena itu, Saya mengajak seluruh kader NA mengambil peran strategis dalam meningkatkan literasi digital yang sehat dan produktif, memperluas ketahanan keluarga, kesehatan perempuan dan anak, memperluas ketahanan ekonomi perempuan, serta mendukung kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Melalui Muktamar XV ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap Nasyiatul Aisyiyah mampu melahirkan kepemimpinan baru periode 2026–2030 yang amanah, visioner, serta mampu menjawab tantangan masa depan.
“Semoga Muktamar ini melahirkan gagasan besar yang menguatkan peran di tengah masyarakat,” tutupnya. (Suri)


