KBIHU ‘Aisyiyah Kota Yogyakarta Bekali Calon Jemaah Haji dengan Materi Mitigasi dan Kesehatan
Yogyakarta – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) ‘Aisyiyah Kota Yogyakarta memberikan pembekalan kepada calon jemaah haji 2027 dan 2028 melalui pendidikan manasik haji klasikal yang digelar di Masjid Islamic Centre Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kampus 4, Ahad (5/7).
Pada pertemuan ketiga tersebut, peserta memperoleh materi mengenai mitigasi risiko dalam penyelenggaraan ibadah haji serta istithaah kesehatan sebagai bekal menghadapi pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Ketua KBIHU ‘Aisyiyah Kota Yogyakarta, Rowi Sutaryo, mengingatkan calon jemaah agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek kesehatan fisik dan mental maupun kelengkapan administrasi seperti paspor dan visa. Menurutnya, kesiapan tersebut penting untuk memenuhi syarat istithaah dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Materi mitigasi disampaikan Ketua Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) PP Muhammadiyah, Budi Setiawan. Ia menjelaskan bahwa ibadah haji memiliki berbagai tantangan, seperti kepadatan jemaah, cuaca ekstrem, hingga risiko keamanan, sehingga calon jemaah perlu memahami langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi risiko selama menjalankan ibadah.
Menurut Budi, kesiapan spiritual, mental, dan fisik menjadi kunci dalam membangun ketangguhan jemaah. Ia juga mendorong calon jemaah untuk membiasakan aktivitas fisik, menjaga kebugaran, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebelum keberangkatan.
Sementara itu, materi mengenai istithaah kesehatan disampaikan Rohadanti dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu syarat utama bagi calon jemaah haji. Karena itu, pembinaan kebugaran, pemeriksaan kesehatan, serta perlindungan melalui vaksinasi menjadi bagian penting dalam proses persiapan haji.
Rohadanti juga memaparkan hasil pemeriksaan kesehatan jemaah haji Kota Yogyakarta tahun 2026 yang menunjukkan sebagian besar jemaah memerlukan pendampingan kesehatan selama pelaksanaan ibadah. Ia mengimbau calon jemaah untuk terus menjaga kondisi kesehatan hingga hari keberangkatan serta mematuhi rekomendasi tim kesehatan selama berada di Tanah Suci.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Manasik Sepanjang Tahun yang diselenggarakan KBIHU ‘Aisyiyah Kota Yogyakarta sebagai upaya mempersiapkan calon jemaah haji secara komprehensif, baik dari aspek ibadah, kesiapsiagaan, maupun kesehatan. (Sumber : suaraaisyiyah.id)


