Melalui Pengajian dan Santunan, LKSA ‘Aisyiyah Banaran Rawat Kepedulian terhadap Anak Yatim
Kulon Progo — Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) ‘Aisyiyah Banaran menggelar pengajian dan penyerahan santunan kepada 52 anak yatim se-Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (24/10). Kegiatan yang berlangsung di Mushola ‘Aisyiyah Banaran ini menjadi wujud kepedulian terhadap anak yatim sekaligus upaya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Galur, pimpinan ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, pengurus LKSA ‘Aisyiyah Banaran, serta para wali murid dan anak-anak penerima santunan.
Dalam tausiyahnya, Dwi Maryanto mengajak masyarakat untuk tidak hanya memberikan bantuan kepada anak yatim, tetapi juga memberikan perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim perlu diwujudkan melalui dukungan yang membantu mereka tumbuh, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita.
“Anak-anak yatim bukan hanya untuk kita santuni, tetapi harus kita dampingi dan perhatikan masa depannya. Dengan pendampingan yang konsisten dan penuh kasih sayang, kita turut membukakan jalan agar mereka mampu meraih cita-cita yang diimpikan,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim tidak berhenti pada pemberian bantuan materi. Perhatian, kasih sayang, dan pendampingan juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang mereka agar memperoleh kesempatan yang baik untuk menjalani kehidupan dan meraih masa depan.
Sementara itu, ketua LKSA ‘Aisyiyah Banaran, As’adah, menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap berbagai program sosial yang dijalankan LKSA. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan upaya pendampingan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian.
“Dukungan dan kepercayaan dari para donatur menjadi energi utama bagi kami untuk terus hadir mendampingi anak-anak. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah yang berlipat ganda,” jelasnya.
Selain penyerahan santunan, LKSA ‘Aisyiyah Banaran juga membagikan kaos berlogo Kampung Pak AR kepada anak-anak penerima manfaat. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pengenalan Kampung Pak AR sebagai kawasan yang memiliki nilai sejarah dan spiritual bagi masyarakat setempat.
Mushola ‘Aisyiyah Banaran sendiri dikenal masyarakat sebagai bangunan bersejarah yang berkaitan dengan kediaman almarhumah Ibu Pak AR. Keberadaan tempat tersebut menjadi pengingat akan pentingnya merawat nilai sejarah sekaligus menghidupkan semangat kepedulian dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan pengajian dan santunan ini, LKSA ‘Aisyiyah Banaran berharap kepedulian terhadap anak yatim dapat terus tumbuh sebagai tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat diharapkan tidak hanya hadir melalui bantuan materi, tetapi juga melalui perhatian dan pendampingan yang berkelanjutan, sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan rasa aman, memperoleh kesempatan berkembang, dan menatap masa depan dengan optimisme. (Nola)


