Lebih dari Satu Abad di Dunia Pendidikan, Ini Daftar Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah!
YOGYAKARTA — Ketika mendengar nama ‘Aisyiyah, banyak orang mungkin langsung teringat pada pendidikan anak usia dini melalui jaringan TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA). Padahal, kiprah ‘Aisyiyah dalam dunia pendidikan memiliki cakupan yang jauh lebih luas. Gerakan perempuan Muhammadiyah ini juga mengembangkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi dan hadir di berbagai wilayah Indonesia.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana pendidikan menjadi salah satu ruang penting dalam gerakan ‘Aisyiyah. Tidak hanya menyediakan akses belajar, pendidikan juga menjadi jalan untuk menyiapkan generasi yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sekaligus kepedulian terhadap persoalan di sekitarnya.
Di jenjang pendidikan tinggi, ‘Aisyiyah kini menaungi berbagai institusi dengan bentuk dan bidang keilmuan yang beragam. Kehadirannya tersebar dari Pulau Jawa hingga Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Kepulauan Riau.
Di Yogyakarta, terdapat Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Kiprah pendidikan tinggi ‘Aisyiyah juga hadir melalui Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Universitas ‘Aisyiyah Palembang, dan Universitas ‘Aisyiyah Bandung.
Sementara itu, pendidikan vokasi dan bidang kesehatan dikembangkan melalui Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak, Politeknik Kesehatan ‘Aisyiyah Banten, dan Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat. Kehadiran perguruan tinggi ‘Aisyiyah juga menjangkau kawasan Indonesia Timur melalui Institut Sains Teknologi Kesehatan ‘Aisyiyah Kendari dan Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan.
Perkembangan tersebut terus meluas. Di Riau, hadir Institut Pendidikan dan Teknologi ‘Aisyiyah Riau, sementara di Kepulauan Riau, kiprah pendidikan tinggi ‘Aisyiyah diperkuat dengan hadirnya Politeknik ‘Aisyiyah Batam.
Sebaran tersebut menunjukkan bahwa gerakan pendidikan ‘Aisyiyah tidak terpusat pada satu wilayah maupun satu rumpun keilmuan. Universitas, politeknik, dan institut hadir dengan karakter serta fokus pendidikan yang berbeda, mengikuti kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
Bagi ‘Aisyiyah, perluasan pendidikan merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan kemajuan melalui pengetahuan. Perguruan tinggi menjadi ruang untuk mempertemukan ilmu, keterampilan, nilai-nilai keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat.
Karena itu, berbicara tentang kiprah ‘Aisyiyah dalam pendidikan tidak cukup hanya melihat banyaknya lembaga pendidikan yang dikelola. Lebih dari itu, ada perjalanan panjang untuk memastikan bahwa akses terhadap pendidikan terus terbuka dan dapat menjangkau lebih banyak generasi di berbagai daerah.
Dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi, dari Yogyakarta hingga Batam, kiprah ‘Aisyiyah dalam pendidikan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Berbagai perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang ‘Aisyiyah dalam menghadirkan pendidikan sebagai jalan menuju masyarakat yang berkemajuan. (Nola)


