Bersama Pulihkan NTT, Lazismu PP ‘Aisyiyah Salurkan 1.695 Pasang Baju Newborn
NTT — Di tengah kondisi sulit pascagempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada awal September 2026, Lazismu Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menyalurkan bantuan khusus bagi bayi dan keluarga yang terdampak. Sebanyak 1.695 pasang baju newborn disalurkan melalui Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) di NTT sebagai bentuk kepedulian terhadap penyintas bencana.
Bantuan tersebut disalurkan dari Kantor Layanan (KL) Lazismu PP ‘Aisyiyah dengan melibatkan PDA ‘Aisyiyah di NTT. Penyaluran ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar bayi, khususnya mereka yang berada dalam keluarga rentan dan terdampak situasi darurat pascabencana.
Penanggungjawab program dari KL Lazismu PP ‘Aisyiyah, Rifka Anisa, mengatakan bantuan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan bayi yang kerap belum menjadi perhatian utama dalam situasi darurat bencana.
“Barangkali sudah banyak bantuan dari berbagai pihak untuk korban bencana gempa bumi di NTT untuk orang dewasa. Namun, belum banyak bantuan yang khusus bayi di saat darurat bencana,” ujar Rifka.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan bayi tetap menjadi bagian penting dalam penanganan kondisi darurat. Melalui bantuan baju newborn, Lazismu PP ‘Aisyiyah berharap keluarga penyintas yang memiliki bayi dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Untuk itu, kami berharap dengan penyaluran bantuan baju newborn ini dapat bermanfaat untuk para penyintas, khususnya yang memiliki bayi, agar juga terpenuhi kebutuhan dasarnya,” lanjut Rifka.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar Lazismu PP ‘Aisyiyah untuk hadir bersama masyarakat dalam menghadapi situasi pascabencana. Bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan material, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan dukungan bagi keluarga yang tengah menghadapi kondisi sulit.
Sebanyak 1.695 pasang baju newborn diharapkan dapat dimanfaatkan oleh bayi-bayi dari keluarga terdampak, terutama mereka yang membutuhkan dukungan lebih dalam masa pemulihan pascagempa.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Lazismu PP ‘Aisyiyah mengajak berbagai pihak untuk terus memperkuat kepedulian terhadap kelompok rentan dalam situasi kebencanaan. Perhatian terhadap kebutuhan bayi dan keluarga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan pemulihan dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan kebutuhan setiap anggota keluarga penyintas. (Nola)


