PP ‘Aisyiyah Kukuhkan PCIA Malaysia, Teguhkan Islam Berkemajuan sebagai Pilar Dakwah Global
Kuala Lumpur – Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah secara resmi mengukuhkan jajaran Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia pada Ahad (11/1/2026). Pengukuhan ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, bersama Sekretaris PP ‘Aisyiyah, Diyah Puspitarini.
Dalam sambutannya, Tri Hastuti menyampaikan ucapan selamat kepada para pimpinan PCIA Malaysia yang baru dilantik sekaligus menegaskan peran strategis PCIA sebagai bagian dari gerakan dakwah global ‘Aisyiyah. Ia menekankan bahwa penguatan PCIA Malaysia harus berlandaskan pada spirit Islam Berkemajuan sebagai pilar utama gerakan.
“Islam Berkemajuan menjadi ruh gerakan ‘Aisyiyah di mana pun berada. Nilai-nilai Islam yang dikembangkan ‘Aisyiyah adalah nilai yang memberikan penghargaan tinggi kepada perempuan, baik dalam pemenuhan hak-haknya maupun dalam pemberian ruang yang luas bagi perempuan untuk berkiprah di sektor publik,” ujar Tri Hastuti.
Menurutnya, pengalaman panjang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam memperjuangkan keadilan dan kesetaraan perempuan menjadikan nilai-nilai tersebut relevan untuk dipromosikan secara global. PCIA Malaysia diharapkan dapat menjadi rujukan sekaligus inspirasi bagi gerakan perempuan, tidak hanya di Malaysia tetapi juga di tingkat internasional.
Memasuki abad kedua, Tri Hastuti menegaskan bahwa ‘Aisyiyah perlu meneguhkan kembali perannya agar kehadirannya semakin dirasakan oleh masyarakat. Dalam konteks Malaysia, ia mendorong penguatan program-program yang telah berjalan, seperti sanggar belajar, agar manfaatnya semakin luas.
“Sanggar belajar yang dimiliki ‘Aisyiyah di Malaysia perlu terus dikuatkan, terutama untuk memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat, khususnya saudara-saudara kita kaum buruh migran,” jelasnya.
Selain bidang pendidikan, Tri Hastuti juga mendorong PCIA Malaysia untuk menginisiasi kembali program-program pemberdayaan lainnya, termasuk penguatan layanan PAUD ‘Aisyiyah yang pernah dirintis sebelumnya. Hal ini dipandang penting sebagai bagian dari komitmen ‘Aisyiyah dalam membangun generasi dan meningkatkan kualitas hidup perempuan serta anak.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan peran ‘Aisyiyah di bidang ekonomi. Seiring dengan tumbuh dan meluasnya Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah di Malaysia, penguatan ekonomi perempuan menjadi agenda strategis yang harus terus dikembangkan.
“Melalui Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah, kita harapkan tidak hanya nilai-nilai perempuan berkemajuan yang menjadi rujukan bagi organisasi lain, tetapi juga penguatan peran ekonomi bagi anggota ‘Aisyiyah agar semakin berdaya dan mandiri,” pungkasnya.
Pengukuhan PCIA Malaysia ini menegaskan komitmen PP ‘Aisyiyah dalam memperkuat jaringan dakwah global yang berlandaskan Islam Berkemajuan, sekaligus menghadirkan gerakan perempuan Islam yang inklusif, transformatif, dan berkemanfaatan bagi masyarakat luas.
Pengukuhan ini dihadiri juga oleh Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto; Penasihat PCIM PCIA Malaysia; Jajaran KBRI Malaysia; dan tamu undangan lainnya
Adapun jajaran Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia yang dikukuhkan untuk masa jabatan 2025–2027 adalah sebagai berikut:
Pimpinan Harian
- Ketua: Dr. Dini Oktarina Dwi Handayani
- Wakil Ketua I: Nita Nasyitah, M.Ed
- Wakil Ketua II: Nuriyatun Nafi’ah
- Wakil Ketua III: Harzuli Astutik
- Sekretaris: Umi Kalsom
- Wakil Sekretaris: Husnaini
- Bendahara: Nisyafaatin
- Wakil Bendahara: Octafa Nuha, M.Irkh
Majelis Pendidikan dan Kesehatan
- Ketua: Nurul Octovia, BSc., MBA
- Anggota:
- Hilda Kumala Swati, S.Psi
- Viona Erithea, S.H.
- Dwi Rahayu Virgianty, BIT, MOM
- Murokha
- Ummi Hanik
- Rohimatu Toyibah, B.Eng., Ph.D
Majelis Tabligh
- Ketua: Rahmah Rasyidah
- Anggota:
- Nur Syahida
- Syarafatul Ummah
- Siti Aminah Daeng Maulana
- Siti Zubir
- Nuria Ulfah
- Siti Khatijah
Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan
- Ketua: Renggo, SE
- Anggota:
- Mufarokhah
- Maratus Sholihah
- Siti Sitatun
- Marifatul Husna
- Munawaroh
- Liya Zahrotul
- Ghina Fadhilah, S.Pd
Majelis Kesejahteraan Sosial
- Ketua: Marzukhah
- Anggota:
- Ngatmaning
- Wijati Tajid
- Dewi Aminah
- Rifatul Hasanah
- Zulaikhah
Majelis Pembinaan Kader
- Ketua: Ida Riyani
- Anggota:
- Norhabibah
- Narofah
- Ufi Ruhama, M.Pd., BI
- Muanah
- Khosiah
Majelis Pustaka dan Informasi
- Ketua: Exy Forniawati
- Anggota:
- Muyasaroh
- Nya’Cahya Keumala, M.Arch
- Kamiliyah Abdul Muis Basith
- Nor Izzah Binti Shouk
- Adinda Zeranica Putri Fakhis, S.H.



“Fesiba bukan ajang pertunjukan tapi ruang ekspresi dakwah kultural ‘Aisyiyah. Di sinilah nilai-nilai Islam berjumpa dengan kearifan lokal, kreativitas perempuan serta semangat kebangsaan. Seni menjadi jalan untuk memperkuat identitas perempuan ‘Aisyiyah yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan.”
FESIBA juga disebut Budiyanto sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, Abdul Mu’ti bahwa bagaimana pendidikan ke depan selain hardskill juga penting peningkatan softskill 4C+2C yakni Creativity & Innovation, Communication, Collaboration + Character, dan Citizenship.

Hingga saat ini Posbakum ‘Aisyiyah disebut Henni terus berkembang di berbagai daerah. Tercatat ‘Aisyiyah sudah memiliki seratus sepuluh Posbakum dan sembilan diantaranya sudah terakreditasi Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Terlebih, pelaksanaan Posbakum ‘Aisyiyah yang merupakan satu-satunya amal usaha milik Majelis Hukum dan HAM ini disebut Masyitoh merupakan amanah dari Muktamar ‘Aisiyiyah sehingga setiap pengelolanya harus memastikan agar Posbakum dapat berjalan dengan baik dan tupoksinya dapat terimplementasi dengan baik. “Posbakum ‘Aisyiyah tidak bisa hanya sekedar berdiri tetapi juga harus menunjukkan kualitasnya,” tegas Masyitoh.