Lansia Tetap Berdaya: ‘Aisyiyah Metro Resmi Buka Sekolah Lansia
METRO – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Metro resmi membuka Sekolah Lansia, dengan pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua PDA Kota Metro, Tugirah, berlangsung di Rumah Daycare PDA Kota Metro pada (3/11).
Sekolah Lansia ini diselenggarakan melalui Daycare Lansia oleh Majelis Kesejahteraan Sosial PDA Kota Metro yang diketuai Parsi First Ellany. Program tersebut menjadi bagian dari ikhtiar ‘Aisyiyah Kota Metro dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia melalui pelayanan, pendampingan, serta kegiatan yang mendukung kesehatan fisik, mental, sosial, dan spiritual.
Parsi berharap, Sekolah Lansia melalui Daycare Lansia, dapat menjadi wadah pembelajaran, pendampingan, dan pemberdayaan bagi warga lanjut usia.
Sementara itu Ketua PDA Kota Metro, Tugirah, menyampaikan bahwa, kehadiran Sekolah Lansia merupakan wujud komitmen ‘Aisyiyah dalam memberikan perhatian kepada kelompok lanjut usia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan memiliki ruang untuk berinteraksi.
“Lansia bukan kelompok masyarakat yang harus dipandang sebagai beban. Mereka adalah bagian penting dari keluarga dan masyarakat yang tetap memiliki hak untuk mendapatkan perhatian, pendampingan, serta kesempatan menjalani kehidupan yang sehat dan bermakna,” ujarnya.

Menurut Tugirah, melalui program ini, ‘Aisyiyah ingin menghadirkan lingkungan yang ramah bagi lansia.
“Tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga mendorong para peserta agar tetap produktif, menjaga kesehatan, memperkuat hubungan sosial, dan meningkatkan kualitas kehidupan di usia lanjut” ungkapnya
Ia berharap Sekolah Lansia dapat menjadi wadah pembelajaran dan pelayanan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran ‘Aisyiyah dalam bidang sosial dan kemanusiaan.
“Harapan kami, Sekolah Lansia ini menjadi ruang yang menghadirkan kebahagiaan, kebersamaan, dan kebermanfaatan bagi para lansia. Mereka tetap bisa belajar, berkegiatan, bersosialisasi, serta merasakan perhatian dan kasih sayang,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa, penyelenggaraan Sekolah Lansia melalui Daycare Lansia ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan peran organisasi dalam pelayanan sosial.
“Kepedulian terhadap warga lanjut usia tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menyangkut hak untuk terus belajar, beraktivitas, bersosialisasi, dan menjalani kehidupan secara bermartabat” Pungkasnya. (Guswin)-Nola


