PWA Bali Gelar Sekolah Lansia Berdaya dengan Edukasi Kesehatan dan Lingkungan
Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Bali terus perluas upaya pemberdayaan masyarakat melalui program yang menyentuh berbagai kelompok usia. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Sekolah Lansia Berdaya yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Gianyar. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para lansia untuk menambah pengetahuan sekaligus menjaga kesehatan dan tetap aktif dalam kehidupan sehari-hari.
Program Sekolah Lansia Berdaya dirancang untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga didorong untuk menjalani masa lanjut usia dengan lebih mandiri dan produktif.
Ketua PWA Bali, Sari Prasetya Angkasa, saat membuka kegiatan menyampaikan pentingnya menghadirkan program yang memperhatikan kebutuhan lansia secara menyeluruh. Menurutnya, perhatian terhadap lansia tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan. Mereka juga perlu memperoleh kesempatan untuk terus beraktivitas dan berkontribusi di lingkungan sekitarnya.
“Penting untuk kita menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memperhatikan kesehatan lansia, tetapi juga mendorong mereka untuk tetap aktif, produktif, dan berdaya,” ungkapnya
Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan ini berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PWA Bali turut memberikan edukasi mengenai pengelolaan lingkungan melalui praktik pembuatan eco enzyme. Materi tersebut mengenalkan pemanfaatan bahan organik sekaligus mendorong kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, para lansia diajak memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kehidupan sehari-hari. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di rumah maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Selain edukasi lingkungan, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Gianyar II. Layanan ini menjadi bagian penting dalam mendukung upaya menjaga kesehatan lansia sekaligus meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.
Melalui perpaduan edukasi dan layanan kesehatan, Sekolah Lansia Berdaya berupaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi para peserta. Lansia tidak hanya dipandang sebagai kelompok yang membutuhkan pendampingan, tetapi juga sebagai individu yang tetap memiliki potensi untuk belajar, berkarya, dan berperan di tengah masyarakat.
PWA Bali berharap program ini dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Sebagaimana disampaikan dalam kegiatan tersebut, Sekolah Lansia Berdaya diharapkan mampu menciptakan lansia yang sehat, bahagia, aktif, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen ‘Aisyiyah dalam menghadirkan pemberdayaan yang inklusif. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, para lansia diharapkan dapat menjalani masa lanjut usia dengan lebih bermakna serta tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. (Nadya)-Nola


