Respons Kabut Asap, PWA Kalimantan Selatan Bagikan Masker Gratis dan Edukasi Masyarakat
BANJARMASIN – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menggelar aksi pembagian masker gratis kepada masyarakat di Bundaran Masjid Hasanuddin Majedi, dan Simpang Empat Flyover Banjarmasin, Ahad (25/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melindungi kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin.
Ketua PW ‘Aisyiyah Kalimantan Selatan, Yulia Qamariyanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kondisi kualitas udara yang memprihatinkan serta meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Sebagai respons terhadap kualitas udara yang setiap hari menunjukkan kondisi bahaya berdasarkan data ISPUnet (Indeks Standar Pencemar Udara) yang dirilis Kementerian Lingkungan Hidup, serta meningkatnya kasus ISPA, kami merasa perlu melakukan langkah nyata untuk melindungi kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yulia, pembagian masker kali ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan ‘Aisyiyah. Pada kegiatan sebelumnya, pembagian masker menyasar lingkungan sekolah, jamaah masjid, serta warga desa di sejumlah daerah. Kali ini, kegiatan diperluas untuk menjangkau masyarakat di jalan-jalan protokol Kota Banjarmasin.
Langkah tersebut diambil setelah PWA Kalimantan Selatan melihat bahwa masih banyak masyarakat yang belum menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, meskipun kondisi udara sedang tidak sehat. Karena itu, pembagian masker kali ini ditujukan kepada semua kalangan, termasuk pejalan kaki, pedagang kecil, dan pengguna kendaraan roda dua.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Yulia menyampaikan bahwa penerima masker tidak hanya berasal dari kelompok yang semula menjadi sasaran, tetapi juga para pengendara roda dua yang secara langsung meminta masker kepada para relawan.
“Alhamdulillah, masyarakat antusias. Awalnya sasaran kami hanya pejalan kaki dan pedagang kecil di pinggir jalan, tetapi ternyata banyak pengguna roda dua yang juga meminta dibagikan masker,” ungkapnya.
Ia menilai, pendekatan langsung yang dilakukan para relawan cukup efektif dalam meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kesehatan. Selain membagikan masker, para kader juga memberikan edukasi mengenai penggunaan masker sebagai salah satu langkah pencegahan ISPA.
Bagi PWA Kalimantan Selatan, kegiatan ini tidak sekadar membagikan alat pelindung diri, tetapi juga menjadi bagian dari dakwah yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin ini diharapkan dapat memperkuat upaya edukasi agar masyarakat semakin memahami risiko paparan kabut asap dan pentingnya melakukan langkah pencegahan.
Yulia berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih disiplin menggunakan masker ketika berada di luar rumah, terutama saat kualitas udara memburuk.
“Harapannya, masyarakat semakin teredukasi untuk bersama-sama menjaga kesehatan. Salah satu caranya adalah disiplin menggunakan masker ketika berada di luar rumah, sehingga tidak mudah tertular maupun menularkan ISPA,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, PWA Kalimantan Selatan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Upaya sederhana seperti menggunakan masker, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti anjuran kesehatan menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kabut asap. (Suri)


