Sambut Mahasiswa Baru UNISA Bandung, Salmah Orbayinah Tekankan Pentingnya Karakter dan Kepedulian
BANDUNG – Memulai perjalanan sebagai mahasiswa bukan sekadar tentang meraih pengetahuan dan gelar akademik. Masa perkuliahan juga menjadi ruang untuk membangun karakter, mengembangkan kepedulian, serta belajar menghubungkan ilmu dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, kepada mahasiswa baru Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung dalam kegiatan Orientasi Pengenalan Institusi Kampus (KOPIKU), Senin (29/9/2026).
Salmah menyambut mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar ‘Aisyiyah. Menurutnya, KOPIKU menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kampus, dosen, teman sebaya, hingga berbagai aktivitas kemahasiswaan yang dapat mendukung proses pengembangan diri.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal nilai, tradisi, dan semangat pendidikan yang tumbuh di lingkungan ‘Aisyiyah.
Menurut Salmah, memasuki dunia perkuliahan berarti membuka babak baru dalam kehidupan. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga perlu mengasah kemampuan berpikir kritis dan membangun kepekaan terhadap persoalan di sekitarnya.
“Di kampus ini, ananda akan belajar untuk memperoleh pengetahuan dan gelar akademik, dan juga belajar membangun karakter, mengembangkan kepedulian, berpikir kritis, serta menemukan bagaimana ilmu yang ananda miliki nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, Salmah mengajak mahasiswa baru memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengembangkan potensi. Mahasiswa didorong untuk aktif bertanya, berdiskusi, mencoba berbagai pengalaman baru, mengikuti organisasi, sekaligus memperluas jejaring.
“Jadikan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan potensi, sekaligus menempa diri menjadi pribadi yang berkemajuan,” tuturnya.
Menurutnya, proses pendidikan tidak hanya membentuk mahasiswa yang unggul secara akademik, tetapi juga pribadi yang memiliki karakter kuat, wawasan luas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Salmah juga berpesan agar mahasiswa mampu menjadikan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah sebagai bekal untuk menghadirkan kebermanfaatan.
“Jadilah insan yang mampu menghubungkan ilmu dengan amal, pengetahuan dengan kepedulian, serta prestasi dengan kontribusi,” katanya.
Menutup sambutannya, Salmah mengucapkan selamat kepada mahasiswa baru UNISA Bandung yang memulai perjalanan pendidikan di lingkungan ‘Aisyiyah. Ia berpesan agar mahasiswa menjalani proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan terus berupaya memberikan manfaat bagi orang lain.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, berproseslah dengan penuh semangat, dan jangan pernah berhenti memberikan manfaat,” pungkasnya.
Salmah pun mendoakan agar mahasiswa baru UNISA Bandung senantiasa diberikan kemudahan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah selama menempuh pendidikan. (Nola)


