Dari Dokumentasi ke Aksi: Begini ‘Aisyiyah Merawat Ingatan dan Menguatkan Gerakan
Perjalanan organisasi tidak hanya tercermin dari program yang dijalankan, tetapi juga dari bagaimana setiap langkahnya didokumentasikan dan diwariskan. Menyadari pentingnya hal tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) Sumatera Selatan mengajak kader dan pengurus memperkuat budaya dokumentasi serta pengarsipan melalui Webinar Nasional bertajuk “Dari Arsip ke Aksi: Mengelola Dokumentasi ‘Aisyiyah”.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (23/5) secara luring dan daring ini dipusatkan di Ruang Rapat Pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang. Webinar menghadirkan Khusnul Hidayah dari LPPA Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah sebagai narasumber. Rina Asiati bertugas sebagai moderator, sementara peserta berasal dari kalangan pengurus dan kader ‘Aisyiyah di berbagai daerah Sumatera Selatan.
Webinar ini menjadi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan arsip organisasi. Dokumentasi yang tertata tidak hanya membantu menyimpan rekam kegiatan, tetapi juga mendukung keberlanjutan program dan memperkuat tata kelola organisasi.
Dokumentasi sebagai Ingatan Organisasi
Ketua LPPA Kota Palembang, Maftuhah Nurrahmi, menegaskan bahwa dokumentasi memiliki peran penting dalam perjalanan organisasi. Arsip yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber informasi sekaligus bahan pembelajaran bagi kader lintas generasi.
“Dokumentasi bukan sekadar menyimpan foto atau laporan kegiatan, tetapi juga menjadi bukti sejarah perjalanan dakwah dan pengabdian ‘Aisyiyah kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui dokumentasi, pengalaman dan capaian organisasi dapat dihimpun secara sistematis. Catatan tersebut juga dapat membantu pengurus mengevaluasi kegiatan, menyusun perencanaan, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih akurat.
Dari Dokemtasi Menjadi Aksi
Penguatan budaya dokumentasi merupakan bagian dari upaya ‘Aisyiyah menjaga kesinambungan gerakan dakwah dan pemberdayaan. Setiap kegiatan yang direkam dan disimpan dengan baik akan menjadi jejak yang dapat dipelajari kembali, bukan sekadar dokumentasi yang berhenti setelah acara selesai.
Melalui webinar ini, LPPA ‘Aisyiyah Sumsel berharap kader dan pengurus semakin memahami pentingnya pengelolaan arsip serta mampu menerapkannya dalam aktivitas organisasi sehari-hari. Dengan demikian, dokumentasi dapat menjadi sumber pengetahuan, inspirasi, dan penguatan gerakan ‘Aisyiyah di masa mendatang. (Nadya)-Nola


