PWA Kalteng Gelar Musypimwil I Dinamisasikan Perempuan Berkemajuan
LOKSADO – Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Tengah sukses menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) I dengan tema “Dinamisasikan Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan dan Kalteng Makin Berkah,” pada 19–21 September 2025. Sebelumnya, pada 17 September 2025 telah dilaksanakan Pra-Musypimwil I secara daring sebagai upaya mematangkan agenda, sekaligus memastikan kelancaran proses Musypimwil yang digelar secara luring.
Acara Musypimwil I yang berlangsung di Mountain Meratus Resort, Loksado, Kalimantan Selatan ini dibuka langsung oleh Ketua PWA Kalimantan Tengah, Sanawiyah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar bagi seluruh peserta.
“Selamat ber-Musypimwil di alam terbuka yang sangat mendukung, alami, segar, dan sejuk. Semoga Musypimwil ini menghasilkan program unggulan dan rekomendasi yang sesuai kebutuhan serta betul-betul dapat dilaksanakan di sisa periode,” ujar Sanawiyah.
Lebih lanjut, Muslimah, Sekretaris PWA Kalteng setelah acara pembukaan Musypimwil 1 menegaskan bahwa PWA Kalimantan Tengah saat ini memiliki kekuatan organisasi yang cukup besar, yaitu 13 Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), ditambah 1 calon PDA Kabupaten Gunung Mas, serta 46 Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) dan 16 Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kalimantan Tengah.
Dengan potensi dan kekuatan tersebut, Muslimah optimis ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah akan menjadi gerakan perempuan Islam Berkemajuan yang semakin kokoh, mandiri, dan berdaya dalam menjawab tantangan zaman serta melayani umat dan masyarakat luas.
Musypimwil I ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah ini tidak hanya menjadi ruang konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran ‘Aisyiyah dalam berbagai bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, dan aksi sosial kemasyarakatan.
Tema Musypimwil I ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah ini menggambarkan tekad Aisyiyah untuk terus meneguhkan peran perempuan Islam berkemajuan dalam mewujudkan keadilan sosial bagi bangsa dan daerah, sekaligus menebar keberkahan di Kalimantan Tengah melalui kiprah nyata di berbagai bidang.
Melalui tema ini, Aisyiyah Kalimantan Tengah diharapkan dapat menguatkan peran perempuan berkemajuan sebagai penggerak perubahan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan semangat keadilan. Mendorong lahirnya program kerja unggulan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, baik di bidang pendidikan, dakwah, kesehatan, maupun pemberdayaan sosial-ekonomi. Menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam membangun kehidupan berkeadilan, berkemajuan, serta menghadirkan keberkahan bagi Kalimantan Tengah. Menyatukan langkah organisasi agar seluruh PDA, PCA, hingga PRA se-Kalteng semakin solid dalam melaksanakan amanah persyarikatan.
Ketua Panitia Musypimwil I, Sri Hidayati menyampaikan bahwa tema ini menjadi spirit dan arah gerak ‘Aisyiyah Kalteng. “Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi sebuah komitmen agar Aisyiyah senantiasa dinamis, adaptif, dan progresif. Kami berharap Musypimwil I ini menghasilkan program nyata yang membumi, mudah dilaksanakan, serta membawa manfaat langsung bagi umat, bangsa, dan khususnya masyarakat Kalimantan Tengah,” ungkapnya. (Sumber : pwakalteng.my.id)



“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong upaya perubahan perilaku dari pengunjung dan pedagang pasar tradisional untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai,” ungkap Ketua LLHPB PP ’Aisyiyah, Rahmawati Husein.
“Kerap kita temukan masyarakat masih menggunakan plastik sekali pakai saat berbelanja di pasar. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama untuk mengajak pembeli maupun pedagang beralih ke tas belanja ramah lingkungan serta wadah yang dapat digunakan berulang,” ajaknya.
UNISA Yogyakarta sendiri disebut Warsiti memiliki rencana untuk memiliki lab Stem Cell, oleh karena itu menurutnya tim UNISA Yogyakarta melakukan upaya untuk mencari tahu pandangan Muhammadiyah terkait Stem Cell. “Sebagaimana yang harus kita penuhi salah satunya untuk mencari tahu bagaimana Stem Cell ini apakah sudah difatwakan,” terang Warsiti. Oleh karena itu kegiatan ini digelar oleh UNISA Yogyakarta yang menggandeng Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah sehingga nanti akan bermanfaat dalam keberlangsungan berbagai program dan isu kesehatan yang menjadi perhatian.










