Kolaborasi ‘Aisyiyah dan Kemendikdasmen, Langkah Bersama Menguatkan Pendidikan Anak Sejak Dini
Sulawesi Tenggara – Pendidikan anak tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Kebiasaan baik yang dibangun sejak dini juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan menyiapkan generasi masa depan. Hal inilah yang menjadi perhatian Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sulawesi Tenggara melalui kolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi program “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” (7KAIH). Kegiatan ini mengangkat tema “Menguatkan Silaturahim Menyatukan Langkah Menuju Pendidikan Berkualitas” dan berlangsung di Aula Garuda Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tenggara.
Program 7KAIH menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pendidikan karakter anak melalui pembiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaannya tidak hanya melibatkan satuan pendidikan, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga. Dengan keterlibatan orang tua, kebiasaan baik yang dikenalkan di sekolah diharapkan dapat terus diterapkan di rumah.
Kegiatan diawali dengan senam bersama bertajuk “Anak Sehat”. Suasana tersebut menjadi pembuka kegiatan sekaligus mengajak peserta memahami pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, menyampaikan bahwa pendidikan karakter menjadi salah satu perhatian utama kementerian. Ia menjelaskan, “Salah satu program prioritas Kemendikdasmen, yaitu muatan pendidikan karakter melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) dan Ceria.”
Menurutnya, program tersebut dapat diterapkan di seluruh satuan PAUD dengan melibatkan kolaborasi aktif dari para orang tua. Sinergi antara pendidik dan keluarga diperlukan agar pembiasaan karakter tidak hanya berlangsung selama anak berada di sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, Kemendikdasmen juga menyerahkan bantuan berupa alat tulis dan mainan edukatif. Dukungan ini diharapkan dapat menunjang proses belajar anak sekaligus memperkaya kegiatan pembelajaran yang menyenangkan.
Komitmen ‘Aisyiyah dalam Memajukan Pendidikan
Ketua PWA Sulawesi Tenggara, Harmira Said, menjelaskan bahwa perhatian ‘Aisyiyah terhadap pendidikan telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi sejak awal berdiri di Bumi Anoa pada 1987. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan pendidikan yang menjangkau berbagai jenjang.
Hingga saat ini, ‘Aisyiyah Sulawesi Tenggara telah mengelola 30 unit TK/PAUD. Selain itu, terdapat satu sekolah dasar, satu sekolah menengah atas, dan satu perguruan tinggi yang turut menjadi bagian dari kontribusi ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan.
Keberadaan berbagai lembaga pendidikan tersebut menunjukkan upaya ‘Aisyiyah untuk memberikan akses pendidikan yang berkelanjutan. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan yang baik.
Dukungan terhadap program 7KAIH menjadi salah satu langkah untuk memperkuat upaya tersebut. Melalui kerja sama dengan Kemendikdasmen, ‘Aisyiyah diharapkan dapat memperluas penerapan pendidikan karakter sekaligus mempererat hubungan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Sinergi untuk Pendidikan yang Lebih Berkualitas
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen, Nurul Mazidah Fajar Riza Ul Haq, turut menyoroti pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan. Menurutnya, kerja sama berbagai pihak menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, dan keluarga memiliki peran yang saling melengkapi. Setiap pihak dapat memberikan dukungan sesuai kapasitasnya agar kebutuhan pendidikan anak terpenuhi dengan lebih baik.
Melalui kegiatan ini, PWA Sulawesi Tenggara menegaskan pentingnya membangun sinergi dalam menanamkan kebiasaan positif kepada anak sejak usia dini. Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut dalam praktik pendidikan sehari-hari.
Dengan dukungan keluarga dan satuan pendidikan, program 7KAIH diharapkan menjadi bagian dari pembentukan generasi yang sehat, berkarakter, dan memiliki kesiapan menghadapi masa depan. Langkah bersama ini sekaligus memperkuat komitmen ‘Aisyiyah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkemajuan. (Nadya)-Nola


